KONTAK KAMI | Butuh bantuan? Klik disini!
  • Yahoo!
  • Hotline - 0817.042.9050(XL) - 0813.2660.8813(Simpati)
  • SMS - 0817.042.9050 - 0813.2660.8813
  • BBM - 79F588ED
  • Whatsapp - 0817 042 9050
  • pupuk.nasa@yahoo.com
Beranda » Teknis Budidaya » Teknis Budidaya Padi Organik

Teknis Budidaya Padi Organik

Panduan Teknis Budidaya Padi dengan Teknologi dari PT.Natural Nusantara. Misi PT. NATURAL NUSANTARA disini adalah berupaya untuk membantu tercapainya ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi... Selengkapnya

Teknis Budidaya Padi Organik

Panduan Teknis Budidaya Padi dengan Teknologi dari PT.Natural Nusantara. Misi PT. NATURAL NUSANTARA disini adalah berupaya untuk membantu tercapainya ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi... Selengkapnya

Kode : -
Stok :
Dilihat : 821 kali
Review : 1 review
INFO HARGA
Silahkan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi harga produk ini.

Bagikan informasi tentang Teknis Budidaya Padi Organik kepada teman atau kerabat Anda.

Tentang Teknis Budidaya Padi Organik

Ditambahkan pada: 15 November 2013 / Kategori: ,

teknis budidaya padi nasa

Panduan Teknis Budidaya Padi dengan Teknologi dari PT.Natural Nusantara.

Misi PT. NATURAL NUSANTARA disini adalah berupaya untuk membantu tercapainya ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi padi berdasarkan asas kuantitas, kualitas dan kelestarian ( K-3 ) dengan dukungan produk organik berkualitas karya anak bangsa serta panduan teknis budidaya yang benar.

SYARAT TUMBUH PADI
Padi dapat tumbuh pada ketinggian 0-1500 mdpl dengan temperatur 19 – 270 C, memerlukan penyinaran matahari penuh tanpa naungan. Angin berpengaruh pada penyerbukan dan pembuahan.

Padi menghendaki tanah lumpur yang subur dengan ketebalan 18-22 cm dan pH tanah 4 – 7.

PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
A.Benih
Dengan jarak tanam 25 x 25 cm per 1000 m2 sawah membutuhkan 1,5-3 kg. Jumlah ideal benih yang disebarkan sekitar 50-60 gr/m2. Perbandingan luas tanah untuk pembenihan dengan lahan tanam adalah 3 : 100, atau 1000 m2 sawah : 3,5 m2 pembibitan.

B.Perendaman Benih
Benih direndam POC NASA dan air, dosis 2 cc/lt air selama 6-12 jam. tiriskan dan masukkan karung goni, benih padi yang mengambang dibuang. Selanjutnya diperam menggunakan daun pisang atau dipendam di dalam tanah selama 1 – 2 malam hingga benih berkecambah serentak.

C.Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian
Persemaian diairi dengan berangsur sampai setinggi 3 – 5 cm. Setelah bibit berumur 7-10 hari dan 14-18 hari, dilakukan penyemprotan POC NASA dengan dosis 2 tutup/tangki.

D. Pemindahan benih
Bibit yang siap dipindahtanamkan ke sawah berumur 21-40 hari, berdaun 5-7 helai, batang bawah besar dan kuat, pertumbuhan seragam, tidak terserang hama dan penyakit.

F. Pemupukan
Pemupukan seperti pada tabel berikut, dosis pupuk sesuai dengan hasil panen yang diinginkan. Semua pupuk makro dicampur dan disebarkan merata ke lahan sesuai dosis.

Khusus penggunaan Hormonik bisa dicampurkan dengan POC NASA kemudian disemprotkan ( 3-4 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK /tangki ).

Hasil akan bervariasi tergantung jenis varietas, kondisi dan jenis tanah, serangan hama dan penyakit serta tehnik pemupukannya.

 

TABEL PENGGUNAAN POC NASA DAN SUPERNASA
Waktu Aplikasi
Jenis Pupuk
Olah Tanah (kg)
14 hari ( kg )
30 hari ( kg )
45 hari ( kg )
60 hari ( kg )
Urea
36,5
9
9
9
9
ZA
3,5
1
1
1
1
SP-36
6,5
1,5
1,5
1,5
1,5
KCl
20
5
5
5
5
Dolomit
13
3
3
3
3
SPR NASA
2 botol ( siram)
2 botol ( siram)
Catatan : Dosis produksi padi 1,2 – 1,7 ton/ 1000 M2 Gabah Kering Panen

 

Waktu Aplikasi
Jenis Pupuk
Olah Tanah (kg)
10–14 hari ( kg )
25–28 hari ( kg )
42–45 hari ( kg )
Urea
12
6
6
6
SP-36
10
50
KCl
7
8
SPR NASA
1 botol (siram)
5
5
5
POC NASA
4-5 ttp/tgk (semprot)
4-5 ttp/tgk (semprot)
4-5 ttp/tgk (semprot)
Catatan : Dosis produksi padi 0,8 – 1,1 ton/ 1000 M2 Gabah Kering Panen

 

Waktu Aplikasi
Jenis Pupuk
Olah Tanah (kg)
10–14 hari ( kg )
25–28 hari ( kg )
42–45 hari ( kg )
Urea
10
4,5
4
4
SP-36
11,5
KCL
5
6,5
POC NASA
20-40 ttp (siram)
4-8 ttp/tgk (semprot)
4-8 ttp/tgk (semprot)
4-8 ttp/tgk (semprot)
HORMONIK
1 ttp/tgk campur NASA
1 ttp/tgk campur NASA
Catatan : Dosis produksi padi 0,8 – 1,1 ton/ 1000 M2 Gabah Kering Panen

Cara Penggunaan SUPERNASA & POC NASA

  1. Pemberian SUPERNASA dengan cara dilarutkan dalam air secukupnya kemudian disiramkan ( hanya disiramkan)
  2. Jika dengan POC NASA dicampur air secukupnya bisa disiramkan atau disemprotkan.
  3. Khusus SP-36 bisa dilarutkan SUPERNASA atau POC NASA, sedang pupuk makro lainnya disebar secara merata.

G. PENGOLAHAN LAHAN RINGAN
Dilakukan pada umur 20 HST, bertujuan untuk sirkulasi udara dalam tanah, yaitu membuang gas beracun dan menyerap oksigen.

H.PENYIANGAN
Penyiangan rumput-rumput liar seperti jajagoan, sunduk gangsir, teki dan eceng gondok dilakukan 3 kali umur 4 minggu, 35 dan 55.

I. PENGAIRAN
Penggenangan air dilakukan pada fase awal pertumbuhan, pembentukan anakan, pembungaan dan masa bunting. Sedangkan pengeringan hanya dilakukan pada fase sebelum bunting bertujuan menghentikan pembentukan anakan dan fase pemasakan biji untuk menyeragamkan dan mempercepat pemasakan biji.

 

Untuk Pengendalian Hama Penyakit dan macam macam hama penyakit yang menyerang padi, saya bahas di postingan saya tentang Pengendalian Hama Penyakit Padi.

1 review untuk Teknis Budidaya Padi Organik

Silahkan tulis review Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

12345

Produk Terkait Teknis Budidaya Padi Organik

I. Pendahuluan. Ikan bandeng merupakan adalah satu jenis ikan penghasil protein hewani yang tinggi. Usaha...

*harga hubungi cs

teknis budidaya Bandeng
Teknis Budidaya Bandeng
*harga hubungi cs

Teknis budidaya Nilam dibawah ini menggunakan produk organik produksi PT. Natural Nusantara. Tulisan ini hanyalah...

*harga hubungi cs

Teknis Budidaya Nilam
Teknis Budidaya Nilam
*harga hubungi cs

Panduan Teknis Budidaya Kelapa Sawit dengan Teknologi PIKAT NASA. I. PENDAHULUAN Peluang agrobisnis kelapa sawit...

*harga hubungi cs

Cara menanam kelapa sawit yang benar
Teknis Budidaya Kelapa Sawit Organik
*harga hubungi cs

I. PENDAHULUAN Produksi mentimun di Indonesia masih sangat rendah padahal potensinya masih bisa ditingkatkan. Untuk...

*harga hubungi cs

Teknis Budidaya Mentimun
Teknis Budidaya Mentimun
*harga hubungi cs

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami.

Popular!

Perekat Perata Pembasah Aero 810 merupakan perekat-perata-pembasah terutama bagi pestisida (fungisida-insektisida-herbisida) juga untuk pupuk cair...

*harga hubungi cs

AERO-810-Perekat-Perata-Pembasah-Pestisida-organik-NASA
Perekat Perata Pembasah Aero 810
*harga hubungi cs
Ready Stock / AERO
Popular!

Agensia hayati CORRIN adalah Pestisida Biologi atau Agens Hayati dari PT Natural...

*harga hubungi cs

Agensia Hayati Corrin
Agensia Hayati Corynebacterium CORRIN
*harga hubungi cs
Ready Stock / CORIN
Popular!

Perangkap Lalat Buah Natural Metilat berfungsi efektif sebagai perangkap lalat buah. Metilat Plus adalah salah satu...

*harga hubungi cs

MetilatPlus Perangkap Khusus Lalat Buah
Perangkap Lalat Buah Natural Metilat
*harga hubungi cs
Ready Stock / MTLP
Popular!

Agensia Hayati Natural BVR adalah produk pengendali hama & penyakit tanaman ...

*harga hubungi cs

Agensia Hayati Beauveria Bassiana Untuk Hama wereng
Agensia Hayati Beauveria Bassiana Natural BVR
*harga hubungi cs
Ready Stock / BVR
Temukan Kami
Kontak